Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

KUMPULAN LAGU - LAGU PARTITUR NOTASI ANGKA ASHE MADAO

DADI TU PELA'BAK # Lagu Natal Toraja # SATB #Choir ( Cipt : Ashe Madao ) Partitur

Gambar
“Dadi Tu Pela’bak” adalah sebuah lagu rohani yang menggambarkan secara indah dan mendalam kisah kelahiran Yesus Kristus di Betlehem — malam ketika Sang Raja Surga datang dalam wujud yang paling sederhana. Lagu ini membawa pendengar kembali ke malam sunyi di mana bintang bersinar terang, namun dunia tidak menyadari bahwa Juruselamat telah lahir. Dalam bait-baitnya, lagu ini melukiskan perjalanan Yusuf dan Maria yang penuh ketaatan menuju Betlehem, hingga akhirnya mereka hanya menemukan sebuah kandang domba sebagai tempat Maria melahirkan. Di sanalah, di tempat yang sederhana dan jauh dari kemewahan, Yesus — Sang Firman yang menjadi manusia — lahir dan tidur dalam palungan. Palungan itu — tempat makan hewan — menjadi simbol kerendahan hati Allah yang rela turun ke dunia untuk menyertai umat-Nya. Lagu ini juga menghubungkan makna kelahiran Yesus dengan tujuan besar kedatangan-Nya: Dia lahir untuk mati di kayu salib, menanggung dosa manusia, dan memberi keselamatan yang kekal. Dari palu...

SUSI DONGA UNGKABARII SALU # Notasi ( Solo ) Cipt : Ashe Madao

Gambar
Lagu “Susi Donga Ungkabarii Salu” adalah sebuah nyanyian rohani yang sangat mendalam dan penuh makna yang diciptakan oleh Ashe Madao, diambil dari Mazmur 42 dalam Alkitab. Dalam bait utamanya, lirik ini menggambarkan kerinduan seorang anak Tuhan kepada hadirat-Nya, seperti seekor rusa yang haus dan mencari aliran sungai untuk melepas dahaganya. Perumpamaan ini begitu indah, karena rusa hanya dapat bertahan hidup bila menemukan air, demikian juga jiwa manusia yang sesungguhnya hanya bisa tenang bila dekat dengan Sang Sumber Kehidupan, yaitu Tuhan sendiri. Ketika lagu ini dinyanyikan, ada nuansa kehausan rohani yang begitu kuat. Ia bukan sekadar ungkapan syukur atau pujian biasa, tetapi sebuah jeritan hati yang rindu dipenuhi oleh kasih dan kehadiran Tuhan. Lagu ini juga menyampaikan pesan bahwa manusia, dengan segala kelemahan dan kegagalannya, tidak akan pernah benar-benar merasa puas hanya dengan hal-hal duniawi. Kedamaian sejati hanya ditemukan saat jiwa melekat pada Allah. Melalu...