KUMPULAN LAGU - LAGU PARTITUR NOTASI ANGKA ASHE MADAO

DADI TU PELA'BAK # Lagu Natal Toraja # SATB #Choir ( Cipt : Ashe Madao ) Partitur

Gambar
“Dadi Tu Pela’bak” adalah sebuah lagu rohani yang menggambarkan secara indah dan mendalam kisah kelahiran Yesus Kristus di Betlehem — malam ketika Sang Raja Surga datang dalam wujud yang paling sederhana. Lagu ini membawa pendengar kembali ke malam sunyi di mana bintang bersinar terang, namun dunia tidak menyadari bahwa Juruselamat telah lahir. Dalam bait-baitnya, lagu ini melukiskan perjalanan Yusuf dan Maria yang penuh ketaatan menuju Betlehem, hingga akhirnya mereka hanya menemukan sebuah kandang domba sebagai tempat Maria melahirkan. Di sanalah, di tempat yang sederhana dan jauh dari kemewahan, Yesus — Sang Firman yang menjadi manusia — lahir dan tidur dalam palungan. Palungan itu — tempat makan hewan — menjadi simbol kerendahan hati Allah yang rela turun ke dunia untuk menyertai umat-Nya. Lagu ini juga menghubungkan makna kelahiran Yesus dengan tujuan besar kedatangan-Nya: Dia lahir untuk mati di kayu salib, menanggung dosa manusia, dan memberi keselamatan yang kekal. Dari palu...

PUDIMI PUANG, E SUMANGA'KU ( MZM 103 ) #Notasi ( Solo ) Cipt : Ashe Madao

Lagu nuansa etnik toraja ini diciptakan oleh Ashe Madao merupakan refleksi musikal dari Mazmur 103, sebuah mazmur yang sarat dengan pujian, pengakuan, dan pengagungan atas karakter Tuhan yang penuh kasih, setia, dan murah hati. Ditulis sebagai respons jiwa terhadap kebesaran dan kebaikan Allah, lagu ini mengajak pendengar untuk tidak hanya menyanyikan pujian dengan bibir, tetapi juga dengan segenap hati dan jiwa — seperti seruan Daud, “Pujilah Tuhan, hai jiwaku, dan jangan lupakan segala kebaikan-Nya.” Setiap bait lagu menggambarkan aspek-aspek indah dari sifat Allah: Dia yang mengampuni segala kesalahan kita, menyembuhkan penyakit kita, menebus hidup kita dari kebinasaan, dan memahkotai kita dengan kasih setia serta rahmat yang tak berkesudahan. Lagu ini juga menyampaikan bagaimana Tuhan tidak memperlakukan kita setimpal dengan dosa kita, melainkan menunjukkan belas kasihan yang setinggi langit di atas bumi bagi mereka yang takut akan Dia.lagu ini menjadi sebuah undangan untuk masuk lebih dalam ke dalam hadirat Allah — mengingat, merenungkan, dan mensyukuri semua perbuatan-Nya yang ajaib dalam hidup kita. Lagu ini bukan hanya sebuah persembahan vokal, melainkan sebuah doa yang dinyanyikan. Doa yang berasal dari kedalaman jiwa yang telah mengalami pengampunan, pemulihan, dan kasih Tuhan yang sejati.Lagu ini juga menyampaikan pesan yang universal: bahwa kita adalah debu, fana dan rapuh, namun Tuhan mengingat kita dalam kasih-Nya yang kekal. Ia memperlakukan kita dengan kelembutan seorang Bapa terhadap anak-anak-Nya. Ini adalah pujian yang menembus batas waktu — dari generasi ke generasi, dari bumi sampai ke sorga, dari awal hingga kekekalan.“Pujilah Tuhan, hai jiwaku!” bukan hanya sebuah lirik, tapi sebuah gaya hidup. Lagu ini mengajak kita semua untuk hidup dalam kesadaran penuh akan kasih karunia Tuhan, dan menjadikan pujian sebagai respons alami dari jiwa yang telah ditebus, lagu ini juga cocok dipakai dalam lomba solo tingkat gerejawi.DOWNLOAD MIDI DISINI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BISARA MENTOLINO. ( VG & CHOIR ) SATB

INAN SISSAREANKU ( SATB ) Modulasi ( Cipt & Arr : Ashe Madao )

BISARA MENTOLINO_ZEMA VOICES.midi