KUMPULAN LAGU - LAGU PARTITUR NOTASI ANGKA ASHE MADAO

DADI TU PELA'BAK # Lagu Natal Toraja # SATB #Choir ( Cipt : Ashe Madao ) Partitur

Gambar
“Dadi Tu Pela’bak” adalah sebuah lagu rohani yang menggambarkan secara indah dan mendalam kisah kelahiran Yesus Kristus di Betlehem — malam ketika Sang Raja Surga datang dalam wujud yang paling sederhana. Lagu ini membawa pendengar kembali ke malam sunyi di mana bintang bersinar terang, namun dunia tidak menyadari bahwa Juruselamat telah lahir. Dalam bait-baitnya, lagu ini melukiskan perjalanan Yusuf dan Maria yang penuh ketaatan menuju Betlehem, hingga akhirnya mereka hanya menemukan sebuah kandang domba sebagai tempat Maria melahirkan. Di sanalah, di tempat yang sederhana dan jauh dari kemewahan, Yesus — Sang Firman yang menjadi manusia — lahir dan tidur dalam palungan. Palungan itu — tempat makan hewan — menjadi simbol kerendahan hati Allah yang rela turun ke dunia untuk menyertai umat-Nya. Lagu ini juga menghubungkan makna kelahiran Yesus dengan tujuan besar kedatangan-Nya: Dia lahir untuk mati di kayu salib, menanggung dosa manusia, dan memberi keselamatan yang kekal. Dari palu...

DADI TU PELA'BAK ( Paduan Suara Wanita ) Cipt : Ashe Madao

Lagu “Dadi Tu Pela’bak” adalah sebuah lagu rohani penuh makna yang mengisahkan kemuliaan Tuhan yang hadir dalam kesederhanaan dunia. Lagu ini menggambarkan peristiwa kelahiran Yesus Kristus di Betlehem, bukan di tempat yang megah atau layak bagi seorang raja, tetapi di sebuah kandang sederhana tempat domba-domba bernaung. Di sana, Sang Mesias lahir dan diletakkan dalam palungan, hanya berbalut kain lampin—sebuah gambaran yang menegaskan rendah hati-Nya Allah ketika datang ke dunia sebagai manusia. Deskripsi lagu ini membawa pendengar membayangkan suasana malam kudus yang senyap, ketika Firman yang sejak semula bersama-sama dengan Allah turun ke bumi dan “menjadi manusia” untuk tinggal di antara manusia. Kelahiran-Nya menggenapi nubuat para nabi, bahwa Mesias akan hadir sebagai Juruselamat yang membawa terang bagi dunia yang terhilang. Dalam kesederhanaan palungan itu, dunia menerima anugerah terbesar: Allah menyatakan kasih-Nya secara nyata melalui Anak-Nya. “Dadi Tu Pela’bak” bukan hanya bercerita tentang kelahiran Kristus, tetapi juga menuntun pendengar pada perjalanan keselamatan yang dijalani Yesus. Ia datang bukan hanya untuk lahir, tetapi untuk menggenapi rencana ilahi: menebus dosa manusia. Dari palungan menuju kayu salib, lagu ini menggambarkan bahwa hidup Yesus adalah perjalanan kasih dan pengorbanan. Ia tumbuh, mengajar, menyembuhkan, menyatakan kerajaan Allah, dan akhirnya menanggung dosa manusia melalui kematian-Nya di kayu salib. Namun pengorbanan itu tidak berakhir dalam kematian. “Dadi Tu Pela’bak” mengingatkan bahwa Yesus adalah Juruselamat yang bangkit, memberikan harapan baru bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Lagu ini meneguhkan bahwa keselamatan tidak datang dari kekuatan manusia, tetapi dari karya Tuhan yang datang dengan kerendahan hati untuk menyelamatkan dunia. Dengan nuansa penuh syukur dan penyembahan, lagu “Dadi Tu Pela’bak” mengajak jemaat untuk merenungkan kasih Tuhan yang begitu besar—bahwa Sang Raja mulia rela datang dalam wujud manusia sederhana untuk memberikan keselamatan bagi umat-Nya. Ini adalah lagu yang bukan hanya menceritakan kelahiran Yesus, tetapi menggugah iman, menguatkan pengharapan, dan menyalakan kembali rasa syukur atas karya keselamatan Allah yang sempurna bagi setiap manusia. DOWNLOAD DISINI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BISARA MENTOLINO. ( VG & CHOIR ) SATB

INAN SISSAREANKU ( SATB ) Modulasi ( Cipt & Arr : Ashe Madao )

BISARA MENTOLINO_ZEMA VOICES.midi