KUMPULAN LAGU - LAGU PARTITUR NOTASI ANGKA ASHE MADAO

DADI TU PELA'BAK # Lagu Natal Toraja # SATB #Choir ( Cipt : Ashe Madao ) Partitur

Gambar
“Dadi Tu Pela’bak” adalah sebuah lagu rohani yang menggambarkan secara indah dan mendalam kisah kelahiran Yesus Kristus di Betlehem — malam ketika Sang Raja Surga datang dalam wujud yang paling sederhana. Lagu ini membawa pendengar kembali ke malam sunyi di mana bintang bersinar terang, namun dunia tidak menyadari bahwa Juruselamat telah lahir. Dalam bait-baitnya, lagu ini melukiskan perjalanan Yusuf dan Maria yang penuh ketaatan menuju Betlehem, hingga akhirnya mereka hanya menemukan sebuah kandang domba sebagai tempat Maria melahirkan. Di sanalah, di tempat yang sederhana dan jauh dari kemewahan, Yesus — Sang Firman yang menjadi manusia — lahir dan tidur dalam palungan. Palungan itu — tempat makan hewan — menjadi simbol kerendahan hati Allah yang rela turun ke dunia untuk menyertai umat-Nya. Lagu ini juga menghubungkan makna kelahiran Yesus dengan tujuan besar kedatangan-Nya: Dia lahir untuk mati di kayu salib, menanggung dosa manusia, dan memberi keselamatan yang kekal. Dari palu...

MIDI INAN SISSAREANKU ( Choir ) Tanpa Modulasi

Lagu “Inan Sissareanku” adalah sebuah karya rohani yang lahir dari jeritan hati manusia yang rapuh namun penuh pengharapan kepada Tuhan. Diambil dari makna yang terkandung dalam Mazmur 6, lagu ini mencerminkan pergumulan batin seorang yang merasa lemah, tak berdaya, dan terluka oleh beratnya beban hidup, namun akhirnya menemukan penghiburan dan kekuatan di dalam kasih Tuhan. Lagu ini mengisahkan perjalanan seorang yang berada di titik terendah hidupnya—saat air mata menjadi bahasa doa, dan ketika tidak ada lagi yang bisa diandalkan selain Tuhan. Dalam suasana duka dan kesendirian, ada pengakuan jujur tentang kelemahan manusia, tentang dosa yang menyakitkan hati, dan tentang penderitaan yang membuat jiwa hampir menyerah. Namun, di tengah kesedihan itu, ada satu keyakinan yang tak tergoyahkan: bahwa Tuhan tetap hadir, mendengar, dan peduli. Melalui liriknya yang menyentuh dan melodi yang lembut, “Inan Sissareanku” membawa pendengar menyelami suasana doa Daud dalam Mazmur 6 — doa seorang yang menyesali dosanya, namun masih percaya pada kasih dan kesetiaan Tuhan. Lagu ini bukan hanya ratapan, tetapi juga menjadi nyanyian iman dan penyerahan. Ia mengajarkan bahwa di balik setiap tangisan ada harapan, dan di balik setiap luka ada pelukan kasih Kristus yang memulihkan. Judulnya, Inan Sissareanku — yang berarti “Tempat Sandaranku” — menjadi simbol kerinduan terdalam manusia untuk menemukan ketenangan di pelukan Tuhan. Ia adalah tempat berlindung yang sejati, tempat di mana air mata tidak diabaikan, dan hati yang remuk disembuhkan. Setiap bait lagu ini menuntun pendengar dari lembah air mata menuju bukit pengharapan. Dari rasa bersalah menuju pengampunan. Dari kegelapan menuju terang kasih Kristus. Lagu ini menjadi pengingat bahwa Tuhan tidak pernah menolak hati yang hancur. Ia datang mendekat, menghibur yang menangis, dan menguatkan yang lemah. Akhir dari lagu ini adalah pernyataan iman: bahwa sekalipun hidup penuh pergumulan, Yesus adalah sandaran yang kokoh, tempat di mana jiwa yang lelah menemukan damai. Seperti Mazmur 6:9 berkata, “TUHAN telah mendengar tangisanku; TUHAN telah mendengarkan permohonanku.” Dengan pesan yang kuat dan nada yang penuh pengharapan, “Inan Sissareanku” menjadi lebih dari sekadar lagu—ia adalah doa yang dinyanyikan, kisah pertobatan yang hidup, dan kesaksian kasih Tuhan yang nyata dalam setiap hati yang datang bersandar kepada-Nya. DOWNLOAD MIDI DISINI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BISARA MENTOLINO. ( VG & CHOIR ) SATB

INAN SISSAREANKU ( SATB ) Modulasi ( Cipt & Arr : Ashe Madao )

BISARA MENTOLINO_ZEMA VOICES.midi